Inilah Manfaat Mengkonsumsi Durian Bagi Kesehatan Tubuh

Inilah Manfaat Mengkonsumsi Durian Bagi Kesehatan Tubuh – Bagi sebagian besar orang Indonesia, durian adalah buah surgawi yang memberi kenikmatan tinggi.  Maka tak heran, jika buah yang populer di Asia Tenggara ini juga dijuluki sebagai “raja buah”.

Inilah Manfaat Mengkonsumsi Durian Bagi Kesehatan Tubuh

Inilah Manfaat Mengkonsumsi Durian Bagi Kesehatan Tubuh
Inilah Manfaat Mengkonsumsi Durian Bagi Kesehatan Tubuh

Namun, buah ini memiliki aroma yang kuat karena kandungan 44 senyawa aromatik aktif di dalamnya. Aroma yang terlalu kuat inilah membuat sebagian kecil orang menghindari buah ini. Buah berduri ini juga dilarang oleh berbagai hotel dan penerbangan karena aromanya. Kabar baiknya, durian juga memiliki banyak nutrsi yang baik untuk kesehatan.

Nutrisi Durian

Melansir healthline, durian merupakan buah yang bergizi dan kaya serat, Vitamin B dan Vitamin C. Buah dengan kulit berduri ini juga kaya akan senyawa antosianin, karotenoid, polifenol, dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Dalam satu cangkir atau sekitar 234 gram durian, biasanya mengandung nutrisi berikut:

  • Kalori: 357
  • Lemak: 13 gram
  • Karbohidrat: 66 gram
  • Serat: 9 gram Protein: 4 gram
  • Vitamin C: 80% persen dari nilai harian
  • Tiamin: 61% dari nilai harian
  • Mangan: 39% dari nilai harian
  • Vitamin B6: 38% dari nilai harian
  • Kalium: 30 persen dari nilai harian
  • Riboflavin: 29 persen dari nilai harian
  • Tembaga: 25 persen dari nilai harian
  • Folat: 22 persen dari nilai harian
  • Magnesium: 18 persen dari nilai harian
  • Niasin: 13 persen dari nilai harian.
Manfaat Durian untuk Kesehatan

Meski tidak semua orang merasa nyaman saat menghirup aroma durian, sebagian lainnya yang justru senang dengan aromanya. Alasan inilah yang membuat buah yang memiliki sebutan ‘Raja Buah’ ini menjadi kontroversial. Dibalik kontroversialnya, faktanya buah memiliki berbagai khasiat bagi tubuh.

Berikut ini adalah berbagai manfaat durian yang bisa didapatkan tubuh, di antaranya:

Mencegah Anemia

Durian mengandung sejumlah mineral yang berbeda, termasuk asam folat tingkat tinggi, yang merupakan komponen penting dalam produksi sel darah merah. Kekurangan folat dapat menurunkan jumlah sel darah merah yang dihasilkan.

Durian adalah sumber folat yang baik bersama dengan tembaga dan besi. Oleh karena itu, penderita anemia dapat menjadikan manfaat buah durian untuk kesehatan ini sebagai salah satu cara mengatasi kondisinya.

Mencegah Penyakit Jantung

Serat dalam durian mengurangi jumlah kolesterol dalam darah dengan membuang kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari tubuh. Kehadiran organosulfur membantunya untuk mengatur enzim inflamasi.

Karena itu, durian juga berpotensi menjauhkan penyakit kardiovaskular seperti jantung. Beberapa senyawa dalam durian dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan risiko aterosklerosis.

Melawan Kanker

Manfaat buah durian untuk kesehatan juga dapat dijadikan sebagai cara melawan kanker. Durian memiliki kandungan vitamin, nutrisi, dan senyawa kimia alami yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan ini penting untuk melawan kanker, dan radikal bebas.

Radikal bebas dapat menghancurkan DNA dari sel biasa dan mengubahnya menjadi sel kanker, dan dapat membentuk pertumbuhan tumor yang fatal. Vitamin C, B, E, serta fitonutrien dalam durian juga dapat memerangi sel-sel kanker.

Sumber Energi yang Baik

100 gram buah ini memberikan sekitar 21% dari kebutuhan karbohidrat harian. Durian merupakan sumber karbohidrat yang tinggi yang tentunya sangat membantu dalam mengisi kembali tingkat energi.

Karbohidrat bermanfaat untuk menyediakan energi untuk olahraga dan kegiatan sehari-hari. Karena itulah, manfaat buah durian untuk kesehatan cocok dijadikan camilan sebelum olahraga. Kandungan tinggi karbohidrat memberikan pelepasan energi cepat untuk membuat kamu menjadi kuat selama berolahraga.

Melancarkan Pencernaan

Durian juga tinggi serat. Manfaat buah durian untuk kesehatan di sini dapat menjauhkan sembelit dan meningkatkan kekuatan pencernaan. Kehadiran thiamin dan niasin meningkatkan nafsu makan serta daya pencernaan.

Meningkatkan Kesuburan

Manfaat buah durian untuk kesehatan selanjutnya adalah untuk meningkatkan kesuburan. Perempuan yang memiliki kadar estrogen rendah dapat menghambatnya untuk hamil. Durian mengandung hormon tinggi yang dapat menjadi obat herbal. Penelitian mengungkapkan bahwa durian mengandung kadar estrogen yang tinggi. Kadar estrogen sangat penting bagi kesuburan wanita.

Durian juga dapat menghasilkan libido dan stamina seksual yang kuat serta mengurangi kemungkinan mandul pada pria maupun perempuan.

Mengobati PCOS

PCOS atau Polycystic Ovarian Syndrome merupakan gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur. Menurut jurnal Elsevier, kemandulan yang dikaitkan dengan PCOS atau sindrom polikistik ovarium biasanya dapat diobati dengan obat-obatan anti-estrogen untuk merangsang ovulasi dan sensitizer insulin untuk mengatasi PCOS. Durian telah terbukti peka terhadap insulin yang dapat meningkatkan kesuburan, terutama pada PCOS.

Baca Juga Halaman Lainnya:

5 Tips Diet Sehat Bagi Tubuh Zaman Sekarang

Bahan Olahan Paling Bagus Untuk Menu Diet Anda!

Tips dan Melirik Keguanaan Serum Untuk Wajah Menjadi Terawat

Program Diet Paling Ampuh Membakar Lemak 8KG Seminggu

Meningkatkan Imunitas

Manfaat buah durian untuk kesehatan sangat membantu sistem kekebalan tubuh karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi. Sistem kekebalan melindungi tubuh dari pengaruh berbahaya dari lingkungan.

Vitamin C sangat bagus untuk melawan penyakit seperti flu, merangsang penyembuhan luka, dan meningkatkan aliran darah. Kulit durian juga mengandung senyawa yang memiliki sifat antibakteri dan anti-ragi.

Menguatkan Tulang

Buah durian kaya akan kalsium, kalium dan vitamin B. Kehadiran vitamin B, kalsium dan kalium dalam jumlah yang signifikan memjadikan manfaat buah durian untuk kesehatan dapat menjaga kesehatan gigi dan tulang.

Kalsium sangat penting untuk perkembangan, pertumbuhan, dan pemeliharaan tulang. Orang-orang yang tidak mengonsumsi kalsium yang cukup sebelum usia 20-25 memiliki risiko yang jauh lebih tinggi terkena penyakit tulang rapuh atau osteoporosis di kemudian hari.

Mempertahankan Tingkat Tekanan Darah

Durian adalah sumber potasium baik yang diperlukan untuk menjaga kadar natrium tubuh tetap utuh. Asupan buah ini secara teratur dapat menangkal hipertensi dan kondisi medis terkait.

Durian merupakan sumber kalium yang tinggi, dan karena kalium adalah bagian integral dari keseimbangan garam dan cairan di seluruh sel tubuh, kadar kalium juga menentukan tekanan darah.

Sebagai Obat Tradisional

Memiliki sifat anti bakteri, anti inflamasi, dan vasoconstrictor tentunya membuat durian memiliki berbagai macam manfaat. Daun dan akar durian dapat digunakan sebagai obat demam. Jus dari daun durian segar juga digunakan sebagai obat malaria di Sumatera.

Orang Jawa juga percaya jika durian memiliki sifat afrodisiak. Daun durian dapat digunakan untuk pengobatan penyakit kuning. Ramuan ini digunakan juga untuk mengobati pembengkakan dan kondisi kulit tertentu.

Bertindak sebagai Anti-depresi Alami

Durian secara alami kaya akan vitamin B6 yang penting untuk produksi serotonin. Kadar serotonin yang rendah dapat memicu depresi. Asupan durian disarankan untuk meningkatkan kadar serotonin agar dapat mengatasi depresi. Durian mengandung triptofan. Ketika triptofan memasuki otak itu akan dikonversi menjadi serotonin, yang menginduksi perasaan relaksasi dan kebahagiaan. Kelebihan serotonin kemudian melepaskan melatonin ke dalam aliran darah, yang menyebabkan tubuh lebih rileks.

Mencegah Penuaan

Manfaat buah durian selanjutnya adalah mencegah penuaan dini. Durian juga kaya akan vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang membantu menjaga stres oksidatif yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Semakin rendah tingkat stres oksidatif, semakin lambat proses penuaan. Hanya dengan dua biji durian, buahini sudah mengandung lebih banyak vitamin C daripada kebanyakan buah tropis.

Atasi Insomnia

Durian mengandung asam amino esensial triptofan. Triptofan diubah menjadi melatonin, hormon yang mengendalikan siklus tidur. Dalam sebuah studi penelitian dari jurnal peer-review Medicine, triptofan berpotensi membantu dalam mengurangi gangguan tidur jangka pendek.