Kenali Dampak Baik Dan Buruk Mengkonsumsi Kepiting Bagi Kesehatan

Kenali Dampak Baik Dan Buruk Mengkonsumsi Kepiting Bagi Kesehatan – Banyak yang menghindari daging kepiting pada olahan makanan seafood karena mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Padahal, makanan laut yang satu ini punya beragam nutrisi penting lainnya, lho. Jadi, jangan keburu menyimpulkan daging kepiting itu buruk bagi kesehatan.

Kenali Dampak Baik Dan Buruk Mengkonsumsi Kepiting Bagi Kesehatan

Meski populer, banyak orang yang sering memilih untuk menghindari konsumsi daging kepiting. Pasalnya, jenis hidangan laut alias seafood yang satu ini sering disebut sebagai pemicu naiknya kadar kolesterol dalam tubuh. Namun tahukah kamu, ternyata menyantap daging kepiting memiliki sederet manfaat sehat bagi tubuh.

Nyatanya, mengonsumsi daging kepiting tidak melulu memberi dampak yang negatif. Kepiting ternyata memiliki kandungan segudang nutrisi yang disebut dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Selain itu, masih banyak manfaat makanan kepiting yang belum banyak diketahui. Apa saja?

Manfaat Kandungan Nutri Pada Daging Kepiting

Manfaat daging kepiting tidak terlepas dari kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Berdasarkan informasi gizi yang dimuat dalam laman panganku.org, 100 gram daging kepiting segar memiliki kandungan gizi sebagai berikut dilansir Hello Sehat :

  • Energi: 151 kalori
  • Protein: 13,8 gram
  • Lemak: 3,8 gram
  • Kalsium: 210 mg
  • Fosfor: 250 mg
  • Vitamin A: 61 mcg
  • Vitamin B1: 0,05 mg
  • Kolesterol: 78 mg

Selain beragam nutrisi di atas, daging kepiting juga mengandung nutrisi lain yang sama pentingnya seperti asam folat, vitamin B kompleks, serta berbagai mineral (kalium, magnesium, zat besi, yodium, selenium, zinc, dan mangan).

Manfaat Baik Daging Kepiting Untuk kesehatan

Daging kepiting juga kaya akan lemak menyehatkan dalam bentuk omega-3. Bahkan, cukup dengan mengonsumsi 100 gram daging kepiting, Anda sudah memenuhi 45% kebutuhan omega-3 dalam sehari. Zat gizi ini tidak diproduksi oleh tubuh, karena itu konsumsi daging kepiting dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan asupannya.

Baik dipanggang, dibakar, maupun direbus, kelezatan daging kepiting memang tak ada duanya. Selain lezat, kandungan nutrisi dan manfaat daging kepiting juga berperan penting dalam menjaga fungsi berikut:

Sirkulasi Darah yang Lancar

Salah satu kunci tubuh tetap sehat adalah sirkulasi darah yang lancar, terutama pada organ-organ penting seperti jantung dan otak. Nah, mengonsumsi daging kepiting ternyata bisa membantu melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh. Hal itu merupakan efek dari kandungan tembaga yang terkandung dalam daging kepiting.

Selain sirkulasi yang lebih lancar, kandungan ini juga berperan dalam mengontrol penyebaran oksigen dalam tubuh. Daging kepiting juga mengandung zat besi untuk membantu produksi sel darah merah dan membantu mencegah tubuh mudah lelah.

Menjaga Kesuburan

Siapa sangka mengonsumsi daging kepiting ternyata bisa bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan kesuburan. Manfaat tersebut bisa diperoleh dari kandungan zinc dalam kepiting yang berperan penting bagi kesuburan seseorang.

Tulang Lebih Sehat

Tulang menjadi salah satu bagian tubuh yang harus dijaga kesehatannya. Sebab, memiliki tulang yang kuat dan sehat bisa menjadi penunjang dalam beraktivitas sehari-hari. Untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang, bisa dilakukan dengan mengonsumsi jenis makanan tertentu.

Menjaga kesehatan tulang bisa dilakukan dengan mengonsumsi jenis makanan yang mengandung protein. Nah, daging kepiting yang dimasak dengan cara tepat ternyata bisa menjadi pilihan makanan yang baik untuk memenuhi asupan protein pada tubuh. Selain itu, kandungan zat fosfor yang ada dalam daging kepiting juga bisa membantu menghindari serangan penyakit seperti osteoporosis dan radang sendi.

Menyembuhkan peradangan

Bukan hanya melindungi jantung, serta punya kandungan mineral dan nutrisi lainnya, daging kepiting juga diklaim ampuh untuk mengurangi peradangan yang disebabkan oleh virus dan bakteri.
Kandungan asam lemak omega 3, tembaga, dan selenium, yang ditemukan dalam daging kepiting juga dapat meredakan nyeri akibat asam urat, radang sendi, hingga pengapuran tulang.

Detoksifikasi tubuh

Umumnya, organ tubuh akan mendetokfikasi dirinya secara rutin untuk mengurangi endapan racun yang mengendap dalam tubuh. Mengonsumsi daging kepiting dapat membantu memaksimalkan proses detoks tersebut. Hal ini disebabkan dari kandungan fosfor yang ada dalam daging kepiting akan meningkatkan fungsi ginjal, sehingga akan mempercepat pelepasan racun dari tubuh, sekaligus membantu meningkatkan efisiensi metabolisme tubuh secara keseluruhan.

Membantu memelihara kesehatan jantung

Lemak seringkali dikaitkan dengan penyebab penyakit jantung, tapi lemak yang terdapat pada kepiting merupakan omega-3 yang justru dapat membantu memelihara kesehatan jantung Anda.

Omega-3 dapat membantu tubuh menyeimbangkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan risiko penyumbatan plak kolesterol pada pembuluh darah sehingga anda terlindungi dari risiko stroke dan penyakit jantung.

Baik untuk kesehatan otak

Dilansir dari Healthline, kandungan omega-3 dan vitamin B-12 dalam daging kepiting dan hewan sejenisnya sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan otak. Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa kedua zat gizi tersebut juga berperan penting dalam perkembangan otak anak dan memelihara fungsi otak pada orang dewasa.

Mendorong kinerja sistem kekebalan tubuh

Ternyata, buah kaya vitamin C bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dapat menunjang sistem kekebalan tubuh. Daging kepiting pun memiliki fungsi serupa berkat kandungan selenium di dalamnya.

Selenium merangsang aktivitas sistem kekebalan tubuh serta bertindak sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari penyakit akibat peradangan seperti artritis, asam urat, dan penyakit pada saluran pencernaan.

Berpotensi menurunkan berat badan

Bosan dengan makanan yang itu-itu saja dalam program diet Anda? Daging kepiting mungkin bisa menjadi alternatifnya. Bahan makanan ini rendah kalori tapi kaya protein dan lemak ‘baik’. Keduanya akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah Anda mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Meskipun kolesterolnya terbilang tinggi, kandungan nutrisi dan manfaat daging kepiting bisa Anda dapatkan selama Anda cermat memerhatikan beberapa hal. Konsumsilah dalam jumlah yang wajar, gunakan metode memasak yang lebih sehat, dan perhatikan apakah ada reaksi alergi setelah mengonsumsinya.

Jika mengonsumsinya dengan tepat, daging kepiting bisa menjadi salah satu sumber protein hewani terbaik yang Anda konsumsi.

Wah, ternyata manfaat mengonsumsi daging kepiting cukup baik untuk kesehatan tubuh.

Jadi siasati menghindari konsumsi makanan kolesterol sebelum makan daging kepiting, sehingga kolesterol dalam tubuh tidak banyak saat Anda ingin mengonsumsi hidangan seafood lezat tersebut. Sehingga Anda mendapatkan banyak manfaatnya yang baik untuk kesehatan tubuh.

Baik untuk kesehatan otak

Dilansir dari Healthline, kandungan omega-3 dan vitamin B-12 dalam daging kepiting dan hewan sejenisnya sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan otak. Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa kedua zat gizi tersebut juga berperan penting dalam perkembangan otak anak dan memelihara fungsi otak pada orang dewasa.

Mendorong kinerja sistem kekebalan tubuh

Ternyata, buah kaya vitamin C bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dapat menunjang sistem kekebalan tubuh. Daging kepiting pun memiliki fungsi serupa berkat kandungan selenium di dalamnya.

Selenium merangsang aktivitas sistem kekebalan tubuh serta bertindak sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari penyakit akibat peradangan seperti artritis, asam urat, dan penyakit pada saluran pencernaan.

Berpotensi menurunkan berat badan

Bosan dengan makanan yang itu-itu saja dalam program diet Anda? Daging kepiting mungkin bisa menjadi alternatifnya. Bahan makanan ini rendah kalori tapi kaya protein dan lemak ‘baik’. Keduanya akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah Anda mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Meskipun kolesterolnya terbilang tinggi, kandungan nutrisi dan manfaat daging kepiting bisa Anda dapatkan selama Anda cermat memerhatikan beberapa hal. Konsumsilah dalam jumlah yang wajar, gunakan metode memasak yang lebih sehat, dan perhatikan apakah ada reaksi alergi setelah mengonsumsinya.

Jika mengonsumsinya dengan tepat, daging kepiting bisa menjadi salah satu sumber protein hewani terbaik yang Anda konsumsi.

Jadi siasati menghindari konsumsi makanan kolesterol sebelum makan daging kepiting, sehingga kolesterol dalam tubuh tidak banyak saat Anda ingin mengonsumsi hidangan seafood lezat tersebut. Sehingga Anda mendapatkan banyak manfaatnya yang baik untuk kesehatan tubuh.

Manfaat Buruk Daging Kepiting Untuk kesehatan
Membuat terjadinya penumpukan lemak

Seperti yang diketahui, makanan laut memang meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Dengan kata lain, terlalu sering memakanan makanan laut seperti udang, kepiting, atau seafood lainnya akan mempercepat pertumbuhan lemak di dalam tubuh. Lemak ini akan mengganggu kesehatan jika kadarnya sudah sangat banyak hingga menghambat peredaran darah kita.

Lebih rentan mengidap miom

Masih terkait soal kandungan kolesterol yang tinggi pada makanan laut nih. Lemak jahat yang berlebihan dalam tubuh berpengaruh juga pada sel otot di sekitar rahim. Pertumbuhan sel otot yang tidak benar menyebabkan munculnya miom pada rahim. Nah, makanya kalau makan seafood jangan berlebihan ya gengs.

Baca Juga Halaman Lainnya:

5 Tips Diet Sehat Bagi Tubuh Zaman Sekarang

Bahan Olahan Paling Bagus Untuk Menu Diet Anda!

Tips dan Melirik Keguanaan Serum Untuk Wajah Menjadi Terawat

Program Diet Paling Ampuh Membakar Lemak 8KG Seminggu

Mempercepat proses penuaan pada kulit tubuh

Saat mengkonsumsi seafood, pastinya lebih enak kalau dimasak gurih dan agak asin, ya kan? Ternyata hal ini bisa membuat proses penuaan kulit kita menjadi lebih cepat terjadi. Pasalnya masakan yang mengandung sodium dapat membuat kita kekurangan cairan dalam tubuh, sehingga kulit menjadi keriput.

Terserang penyakit alzheimer di hari tua

Gak cuma di masa kini, efek dari mengkonsumsi seafood secara berlebihan juga akan terasa di hari tua, lho. Penyakit seperti alzheimer bisa menyerang karena kandungan zat besi yang ada dalam seafood seperti kerang. Meski zat besi memang dibutuhkan oleh tubuh, namun jika kadarnya sudah berlebihan bisa bahaya lho.

Kelebihan vitamin B12

Vitamin B12 terdapat dalam seafood seperti kerang. Vitamin yang satu ini bagus banget karena sangat berperan penting dalam terbentuknya hemoglobin. Namun, jika vitamin B12 terlalu banyak dalam tubuh kita, siap-siap deh kamu akan merasakan gatal di kulit, ruam-ruam di beberapa bagian tubuh, bahkan hingga diare.

mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh

Ikan, kepiting, udang, dan hewan laut lainnya tidak bisa kita deteksi datang dari laut bagian mana. Bukan rahasia lagi kalau laut sekarang sudah mengandung zat-zat berbahaya. Sehingga, hewan laut yang kita makan belum tentu aman dari zat-zat tersebut. Terlalu sering mengkonsumsi makanan laut bisa membuat kita memasukkan zat-zat tersebut ke dalam tubuh kita juga, lho.

Mengandung bakteri dan racun apabila tidak dimasak dengan benar
Memasak makanan laut dengan teknik yang salah bisa menyebabkan bakteri salmonella yang terdapat dalam hewan laut tetap hidup. Ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh kita. Bahkan, yang lebih berbahaya lagi, memasak makanan laut seperti ikan dori dan ubur-ubur memerlukan proses yang benar, karena kalau tidak, malah bisa menjadi racun lho.