Kenali Penyakit Jantung Dan Jaga Kesehatan Jantung Dari Muda

Kenali Penyakit Jantung Dan Jaga Kesehatan Jantung Dari Muda – Serangan jantung adalah keadaan darurat medis yang serius. Kondisi ini biasanya memengaruhi orang-orang yang obesitas, orang dengan diabetes, orang yang sedang menjalani diet yang buruk, secara fisik tidak aktif, dan mengonsumsi alkohol dalam jumlah tinggi. Untungnya, serangan jantung dapat dicegah.

Kenali Penyakit Jantung Dan Jaga Kesehatan Jantung Dari Muda

Kenali Penyakit Jantung Dan Jaga Kesehatan Jantung Dari Muda
Kenali Penyakit Jantung Dan Jaga Kesehatan Jantung Dari Muda

Mendeteksi tanda-tandaserangan jatung secara dini dapat membantu mengurangi risiko kematian. Jika diperhatikan, sebenarnya ada tanda peringatan yang mungkin muncul bahkan berbulan-bulan sebelum serangan jantung terjadi. CDC mengatakan hampir 47 persen dari semua kematian jantung mendadak di AS terjadi di luar rumah sakit.

Berikut delapan tanda serangan jantung yang penting diketahui:
1. Detak jantung tak teratur

Detak jantung yang tidak teratur yang berlangsung 1 hingga 2 menit dapat mengindikasikan serangan jantung yang semakin dekat. Munculnya gangguan irama jantung atau aritmia, yang juga disertai dengan kecemasan, terutama pada wanita. Jika perubahan mendadak dalam detak jantung membuatmu merasa pusing dan lelah, kunjungi dokter untuk perawatan segera.

2. Keringat berlebihan

Orang yang berisiko tinggi terkena serangan jantung mungkin berkeringat lebih banyak dari orang normal di siang hari dan di malam hari. Ini terjadi meskipun suhu udara atau tak terlalu panas dan sedang tidak melakukan banyak gerakan. Gejala ini biasanya menyerang wanita.

2. Keringat berlebihan

Orang yang berisiko tinggi terkena serangan jantung mungkin berkeringat lebih banyak dari orang normal di siang hari dan di malam hari. Ini terjadi meskipun suhu udara atau tak terlalu panas dan sedang tidak melakukan banyak gerakan. Gejala ini biasanya menyerang wanita.

3. Sakit perut

Nyeri perut didiagnosis pada 50 persen kasus serangan jantung. Baik pria maupun wanita mungkin mengalami mual, baik pada saat perut kosong maupun penuh, merasa kembung atau perut kembung berminggu-minggu sebelum masalah jantung muncul. Indikasi umum bahwa nyeri perut dikaitkan dengan serangan jantung potensial adalah bahwa kondisi tersebut berhenti dan kembali dalam waktu yang singkat.

4. Kelelahan

Ini biasanya memengaruhi lebih banyak wanita daripada pria. Ini bisa menjadi tanda serangan jantung ketika kamu merasa kelelahan luar biasa, meskipun melakukan aktivitas kecil. Diperkirakan 70 persen wanita mengalami kelelahan. Ini dapat menyebabkan kelelahan ekstrem dan kurangnya energi dan motivasi. Tingkat kelelahan umumnya meningkat pada akhir hari.

5. Masalah

Pernapasan Kondisi yang disebut dyspnea terjadi ketika orang berjuang untuk mengambil napas dalam-dalam dan mendapatkan cukup udara ke paru-paru mereka. Ini berkontribusi hingga 40 persen dari kasus serangan jantung yang tercatat. Dyspnea kemungkinan mulai muncul enam bulan sebelum serangan jantung menyerang, menurut MyLondon.

6. Insomnia

Banyak orang yang mengalami serangan jantung dilaporkan mengalami masalah tidur yang mengarah ke kejadian tersebut. Mereka juga merasakan tingkat kecemasan yang tinggi dan kurangnya konsentrasi. Insomnia yang berhubungan dengan jantung mungkin melibatkan kesulitan memulai tidur, sulit tidur nyenyak, dan bangun pagi.

7. Rambut

rontok Semua orang tahu bahwa ambut rontok adalah efek penuaan. Namun, dalam beberapa kasus juga bisa menjadi gejala serangan jantung. Para ahli mengatakan, seseorang bisa tiba-tiba kehilangan rambut karena kadar hormon stres kortisol yang lebih tinggi dalam tubuh mereka.

8. Sakit dada

Rasa sakit biasanya memengaruhi lengan kiri, rahang bawah, leher, bahu atau perut. Namun, mungkin sulit untuk mengidentifikasi nyeri dada sebagai gejala serangan jantung, karena hanya pasien yang dapat mengidentifikasi daerah yang terasa nyeri. Ketika seseorang mengalami serangan jantung, berikan aspirin untuk membantu mengencerkan darah dan meningkatkan alirannya. Namun, penting untuk bertanya apakah mereka alergi terhadap obat untuk menghindari komplikasi lain.

Baca Juga Halaman Lainnya:

5 Tips Diet Sehat Bagi Tubuh Zaman Sekarang

Bahan Olahan Paling Bagus Untuk Menu Diet Anda!

Tips dan Melirik Keguanaan Serum Untuk Wajah Menjadi Terawat

Program Diet Paling Ampuh Membakar Lemak 8KG Seminggu

7 Makanan dan Minuman Pemicu Serangan Jantung

Kepergian Ashraf ini mengejutkan keluarga dan kerabat. Perwakilan keluarga mengungkapkan,
Serangan jantung tak lagi mengenal usia. Karena itu pencegahan jadi jalan yang bisa ditempuh. Selain memeriksa kondisi jantung, penting pula untuk menjaga kesehatan dengan menghindari makanan pemicu serangan jantung. Berikut beberapa di antaranya:

1. Burger cepat saji

Makanan cepat saji khususnya burger kerap dihubungkan dengan serangan jantung. Meski tidak semua, Regina Druz, profesor rekanan kardiologi di Hofstra University menjelaskan lemak jenuh dari bahan pangan hewani berpengaruh pada jantung.

“Khususnya saat dikombinasikan dengan karbohidrat sehingga punya efek buruk pada kesehatan jantung,” kata Druz dikutip dari Time.

Jika ingin makan burger, disarankan untuk menghindari restoran cepat saji. Restoran seperti ini cenderung menggunakan bahan berkualitas rendah dan cara memasak yang kurang sehat.

2. Daging olahan

Daging olahan seperti bacon atau sosis cenderung tinggi lemak jenuh. Bahkan untuk daging olahan dengan label rendah lemak, bisa saja tinggi kandungan garam. Garam berhubungan dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Daripada fokus pada obat untuk menurunkan tekanan darah, Laxmi Mehta, direktur Woman’s Cardiovascular Health Program, menyarankan sebaiknya Anda fokus pada penyesuaian asupan.

“Kadang pasien saya dengan tekanan darah tinggi bisa membuat perkembangan signifikan hanya dengan menyesuaikan asupan makanan,” kata dia.

Lihat juga: Diet Rendah Protein Tekan Risiko Penyakit Kardiovaskular

3. Kentang goreng

Barangkali french fries alias kentang goreng jadi menu wajib yang dipesan di restoran cepat saji. Namun sebaiknya Anda pertimbangkan lagi pilihan menu ini. Kentang goreng mengandung lemak jenuh dan tinggi garam.

Sebuah studi yang dijalankan selama 20 tahun di Harvard menemukan orang yang rutin makan kentang goreng lemak perutnya naik hingga 6,8 kilogram tiap empat tahun.

Kenaikan berat badan hingga obesitas berisiko jadi pemicu serangan jantung juga penyakit kardiovaskular lain.

4. Blended coffee

Buat mereka yang suka kopi manis, kopi campuran alias blended coffee kerap jadi primadona. Rasa kopi tidak begitu kuat berkat campuran berupa sirup, gula, krim kocok atau toping menarik lainnya.

Akan tetapi kopi seperti ini mengandung kalori dan lemak sama banyaknya dengan milkshake. Kombinasi gula yang menaikkan kadar gula darah dan kafein yang meningkatkan tekanan darah bukan kombinasi sehat.

5. Saus tomat

Sodium tak selalu memiliki bentuk serbuk dan diletakkan di meja makan Anda. Saus tomat pun diam-diam mengandung sodium cukup tinggi. Cek lagi label kemasan saus tomat. Melansir dari Eat This, Not That! untuk menghindari kenaikan tekanan darah, pilih saus tomat dengan kandungan sodium kurang dari 350 miligram per setengah sajian.

6. Keripik kentang

Lemak perut dikenal berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular termasuk serangan jantung. Berdasar riset oleh Harvard, keripik adalah satu dari sekian makanan terburuk buat lemak perut.

Tak hanya karena terbungkus lemak jenuh, makanan satu ini juga tinggi garam. Studi Harvard menunjukkan konsumsi keripik bertanggung jawab pada penambahan lemak perut hampir sebanyak satu kilogram tiap empat tahun.

7. Soda

Konsumsi sedikit gula tambahan tak akan berbahaya. Meski hanya sekaleng, soda jelas tidak akan jauh dari kata ‘berbahaya’. Peminum soda cenderung bisa menambah berat badan lebih banyak dan mengarah pada obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

7 Makanan dan Minuman Sangat Baik Untuk Kesehatan Jantung
1. Sayuran hijau

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, sawi, kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Sayuran ini merupakan sumber vitamin K yang membantu melindungi arteri dan pembekuan darah.

Sayuran hijau juga terbukti mengandung nitrat yang dapat mengurangi tekanan darah, kekakuan arteri, dan meningkatkan fungsi sel yang melapisi pembuluh darah.

2. Biji-bijian utuh

Dibandingkan dengan biji-bijian olahan, biji-bijian utuh seperti gandum utuh, beras merah, gandum hitam, dan quinoa memiliki serat yang lebih tinggi. Kandungan ini dapat membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL) sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

Banyak studi telah membuktikan biji-bijian dan gandum bermanfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah analisis dari 45 studi menyimpulkan bahwa makan tiga porsi biji-bijian setiap hari dikaitkan dengan risiko penyakit jantung 22 persen lebih rendah.

3. Buah beri

Aneka buah beri seperti stoberi, blueberi, raspberi mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan jantung.

Buah beri kaya antioksidan seperti anthocyanin, yang dapat melindungi jantung terhadap stres oksidatif dan peradangan. Studi menunjukkan bahwa makan banyak buah beri dapat mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung.

4. Alpukat

Alpukat merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal yang sehat untuk jantung. Konsumsi alpukat dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Dikutip dari situs kesehatan Health Line, alpukat kaya kalium yang penting bagi kesehatan jantung. Satu buah alpukat memiliki 975 mg kalium, atau sekitar 28 persen dari kebutuhan kalium per hari.

5. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, mackerel, sarden dan tuna kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak ini baik untuk menjaga kesehatan jantung. Studi menunjukkan makan salmon tiga kali seminggu dalam delapan pekan dapat menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan.

Penelitian juga menemukan setiap penurunan 3,5 ons atau 100 gram konsumsi ikan mingguan, dikaitkan dengan peningkatan risiko tambahan penyakit jantung sebesar 19 persen, seperti tekanan darah tinggi, diabetes atau obesitas.

6. Kacang kenari

Kacang kenari adalah sumber serat dan mikronutrien seperti magnesium, tembaga, dan mangan. Penelitian menunjukkan makan kacang kenari dapat mengurangi kolesterol LDL hingga 16 persen, mengurangi stres oksidatif dan peradangan.

7. Tomat

Tomat mengandung likopen atau pigmen tumbuhan alami dengan sifat antioksidan yang kuat. Antioksidan ini membantu menetralisir radikal bebas berbahaya.

Studi mendapati kadar likopen yang rendah dalam darah dihubungkan dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Ulasan dari 25 studi juga menyimpulkan asupan makanan kaya likopen dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.