Manfaat Mengkonsumsi Singkong Rebus Pengganti Nasi

Manfaat Mengkonsumsi Singkong Rebus Pengganti Nasi – Singkong menjadi salah satu makanan yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Tanaman singkong banyak tumbuh di daerah tropis seperti Afrika dan Asia Tenggara. Akar dan daun merupakan bagian yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

Manfaat Mengkonsumsi Singkong Rebus Pengganti Nasi

Manfaat Mengkonsumsi Singkong Rebus Pengganti Nasi
Manfaat Mengkonsumsi Singkong Rebus Pengganti Nasi

Singkong biasanya diolah menjadi makanan pokok dengan cara merebus atau menggoreng. Singkong juga diolah menjadi tepung yang juga dikenal sebagai tepung tapioka. Singkong memiliki sumber tepung yang sangat baik. Tepung ini nantinya diolah menjadi beragam jenis makanan.

Menambahkan singkong ke dalam menu makanan harian menawarkan manfaat kesehatan karena kandungan vitamin, mineral, dan seratnya. Singkong kaya kalori yang mengandung banyak karbohidrat bermanfaat. Manfaat singkong adalah sumber pati resisten, yang menurut para ilmuwan dapat meningkatkan kesehatan usus seseorang dengan membantu memelihara bakteri usus yang bermanfaat.

Di dalam singkong, terkandung aneka nutrisi yang meliputi:
  • Karbohidrat.
  • Protein.
  • Serat.
  • Mineral, termasuk kalium, magnesium, fosfor, dan kalsium.
  • Vitamin, yakni vitamin C dan vitamin A.
  • Air.
  • Apa Saja Manfaat Singkong bagi Kesehatan?
Manfaat Konsumsi Singkong Dalam Sehari-hari
Merupakan sumber serat dan karbohidrat kompleks

Selain kalori, singkong juga kaya akan karbohidrat kompleks dan serat. Kedua nutrisi ini berfungsi untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan, mengurangi peradangan, dan mengendalikan kadar gula darah. Bila kadar gula darah terkendali, risiko terjadinya diabetes tipe 2 dan obesitas juga akan lebih rendah.

Meski begitu, manfaat singkong dalam menstabilkan kadar gula darah ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Baik untuk pencernaan

Manfaat singkong mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Serat membantu dalam pengolahan racun yang masuk ke usus. Pati resisten dalam singkong memberi makan bakteri bermanfaat dalam usus yang dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Pati resisten paling banyak dikandung oleh singkong yang telah dimasak dalam bentuk utuh.

Sumber Magnesium dan Tembaga

Singkong juga kaya magnesium dan tembaga. Konsumsi magnesium dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko osteoporosis. Sementara pola makan kaya tembaga membantu mendukung fungsi saraf yang sehat.

Kuatkan tulang

Manfaat singkong merupakan sumber kalsium, magnesium, fosfor, dan kalium yang semuanya bermanfaat untuk tulang. Kalsium merupakan komponen penting pembangun tulang. Sekitar 99 persen kalsium dalam tubuh manusia ditemukan di tulang dan gigi. Tubuh perlu mengonsumsi sejumlah kalsium untuk membangun dan memelihara tulang yang kuat.

Magnesium penting untuk pembentukan tulang. Ini membantu mengasimilasi kalsium ke dalam tulang dan berperan dalam mengaktifkan vitamin D di ginjal. Fosfor bekerja dengan kalsium untuk membantu membangun tulang. Sementara itu, makanan kaya kalium dapat membantu mencegah osteoporosis.

Sumber Vitamin C dan Folat

Vitamin C dan folat yang berlimpah dalam singkong juga menawarkan manfaat kesehatan. Folat berperan untuk mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan dan mencegah kanker usus. Sementara itu, makanan tinggi vitamin C dikaitkan dengan antioksidan yang enawarkan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner dan beberapa jenis kanker.

Tingkatkan kekebalan

Folat dan vitamin C, keduanya banyak terdapat dalam daun singkong, sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh. Vitamin C membantu sistem kekebalan tubuh dengan menyingkirkan virus dan bakteri. Folat membantu dalam produksi sel-sel dalam tubuh berjalan normal dan mencegah mutasi DNA.

Kuatkan otot

Singkong, baik dikonsumsi secara utuh maupun dalam bentuk tepung, membantu membangun otot yang kuat. Manfaat singkong mengandung protein yang menjaga kesehatan otot dan menyehatkan jaringan. Kalium dalam singkong juga membantu menjaga massa otot pada orang tua, serta selama kondisi yang cenderung menyebabkan pengecilan otot, seperti ketosis diabetikum.

Dukung berat badan ideal

Singkong mengandung karbohidrat kompleks yang bermanfaat untuk mempertahankan berat badan ideal. Karbohidrat dalam singkong terdiri dari serat, lemak, dan kalori sehat. Kandungan serat yang tinggi dalam singkong membantu tubuh tetap kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama dan mencegah makan berlebihan.

Turunkan tekanan darah

Singkong sangat tinggi serat yang juga berperan dalam penurunan tekanan darah. Selain itu, singkong juga merupakan sumber kalium yang cukup besar. Peningkatan asupan kalium bersama dengan penurunan natrium sangat penting untuk mengurangi risiko tekanan darah dan penyakit kardiovaskular.

Bebas kolesterol

Manfaat singkong dan olahannya bebas kolesterol. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri yang dikenal sebagai aterosklerosis. Jika dibiarkan, aterosklerosis dapat menyebabkan angina, serangan jantung, dan stroke.

Sehatkan mata

Singkong kaya akan vitamin A dan senyawa seperti bakaroten. Nutrisi ini baik untuk kesehatan mata. Konsumsi singkong dapat mencegah timbulnya masalah mata seperti pengelihatan buram atau penglihatan yang buruk.

Baca Juga Halaman Lainnya:

5 Tips Diet Sehat Bagi Tubuh Zaman Sekarang

Bahan Olahan Paling Bagus Untuk Menu Diet Anda!

Tips dan Melirik Keguanaan Serum Untuk Wajah Menjadi Terawat

Program Diet Paling Ampuh Membakar Lemak 8KG Seminggu

Cegah diabetes

Pati resisten juga berkontribusi pada kesehatan metabolisme yang lebih baik dan mengurangi risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Ini karena potensinya untuk meningkatkan kontrol gula darah, di samping perannya dalam meningkatkan rasa kenyang.

Menambah energi

Singkong mengandung kalori yang cukup tinggi. Dalam 100 gram singkong, terkandung 110-150 kalori. Jumlah kalori ini lebih tinggi daripada kalori pada umbi jenis lain, seperti kentang dan ubi. Oleh karena itu, Anda bisa mendapatkan energi ekstra untuk menjalani aktivitas sehari-hari jika mengonsumsi singkong.

Sumber Vitamin B1

Vitamin B1 atau tiamin memungkinkan tubuh untuk menggunakan karbohidrat sebagai energi. Ini penting untuk metabolisme glukosa, dan memainkan peran kunci dalam fungsi saraf, otot, dan jantung. Vitamin ini membantu mencegah komplikasi pada sistem saraf, otak, otot, jantung, perut, dan usus.

Fakta yang Perlu Diketahui Sebelum Mengonsumsi Singkong

Meski ada banyak manfaat singkong bagi kesehatan, Anda perlu mengonsumsinya dengan hati-hati. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait tanaman ini:

  • Singkong mengandung zat kimia yang disebut glikosida sianogen. Bahan kimia ini dapat melepaskan sianida di dalam tubuh. Oleh karena itu, singkong harus diolah dengan benar sebelum dimakan untuk mencegah keracunan sianida.
  • Mengonsumsi singkong terlalu banyak di masa kehamilan dan menyusui juga tidak aman. Konsumsi singkong terlalu banyak saat hamil diduga dapat meningkatkan risiko bayi mengalami cacat bawaan lahir dan kelainan tiroid.
  • Singkong diketahui dapat menurunkan jumlah yodium yang diserap oleh tubuh. Oleh karena itu, terlalu sering mengonsumsi singkong dalam jumlah banyak berpotensi menyebabkan kekurangan yodium.
  • Mengonsumsi singkong dapat menurunkan kadar hormon tiroid dalam tubuh. Anda dilarang mengonsumsi singkong jika menderita penyakit tiroid atau tengah menjalani terapi penggantian hormon tiroid.