Masih Parno Jika Melihat Orang Batuk? Ini Antisipatsi

Masih Parno Jika Melihat Orang Batuk? Ini Antisipatsi Makanan Agar Sehat Dari Batuk – Batuk masih menjadi suatu keluhan kesehatan yang sering dialami sebagian besar orang. Kondisi ini adalah gejala, bukan suatu penyakit.

Masih Parno Jika Melihat Orang Batuk? Ini Antisipatsi Makanan Agar Sehat Dari Batuk

Masih Parno Jika Melihat Orang Batuk? Ini Antisipatsi Makanan Agar Sehat Dari Batuk
Masih Parno Jika Melihat Orang Batuk? Ini Antisipatsi Makanan Agar Sehat Dari Batuk

Ya, batuk merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan dan mengeluarkan benda asing dari dalam saluran pernapasan. Selain itu, batuk juga dapat menjadi reaksi alami saluran pernapasan yang mengalami iritasi, baik akibat infeksi maupun alergi.

Jenis Batuk

Berdasarkan keluhan yang timbul, batuk dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

● Batuk Produktif

Ini adalah jenis batuk yang menghasilkan dahak atau lendir. Tak heran, batuk produktif lebih dikenal dengan sebutan batuk berdahak.

● Batuk Non-produktif

Lebih dikenal dengan sebutan batuk kering. Ini karena batuk non-produktif tidak menghasilkan dahak atau lendir. Salah satu gejalanya adalah tenggorokan gatal.

Jika Anda batuk, cara terbaik untuk membantu mengatasi keluhan adalah dengan minum obat yang sesuai dengan jenisnya. Di samping itu, Anda juga wajib memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Hal ini karena beberapa makanan dan minuman dapat menyebabkan batuk semakin parah.

Makanan yang Harus Dihindari saat Batuk
1. Makanan Pencetus Alergi

Batuk bisa menjadi salah satu gejala penyakit asma, yang dihubungkan dengan faktor alergi pada seseorang. Pada beberapa kasus, keparahan gejala asma berhubungan dengan makanan dan minuman pencetus alergi.

Beberapa makanan dan minuman yang perlu dihindari bila batuk Anda memang disebabkan asma, di antaranya: susu sapi, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

2. Susu dan Produk Olahan Susu

Susu dan produk olahan susu dipercaya dapat merangsang pembentukan dahak pada saluran pernapasan. Faktanya, protein pada susu juga dapat merangsang pembentukan lendir di saluran pencernaan saat sedang dikonsumsi. Jika Anda sedang mengalami batuk yang produktif, sebaiknya hindarilah asupan seperti susu beserta produk olahan yang berasal dari susu. Banyaknya lendir atau dahak yang terbentuk di saluran pernafasan, tentu dapat semakin merangsang batuk menjadi lebih sering.

3. Minuman Berkafein

Kafein merupakan zat yang bersifat diuretik, sehingga akan merangsang pembentukan dan pengeluaran urine. Keadaan itu turut meningkatkan jumlah cairan yang keluar dari dalam tubuh. Nah, semakin banyak cairan yang keluar, tubuh akan kekurangan cairan, termasuk tenggorokan. Pada akhirnya, tenggorokan Anda akan terasa semakin kering ketika sedang batuk.

Baca Juga Halaman Lainnya:

5 Tips Diet Sehat Bagi Tubuh Zaman Sekarang

Bahan Olahan Paling Bagus Untuk Menu Diet Anda!

Tips dan Melirik Keguanaan Serum Untuk Wajah Menjadi Terawat

Program Diet Paling Ampuh Membakar Lemak 8KG Seminggu

Selain itu, pada batuk yang dicetuskan oleh penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD), kafein harus dihindari sama sekali. Ini karena zat tersebut dapat merangsang pembentukan asam lambung menjadi semakin banyak. Contoh minuman yang mengandung kafein di dalamnya, misalnya kopi, teh, minuman berenergi, dan minuman bersoda.

4. Makanan yang Digoreng

Ketika Anda sedang dilanda batuk kering, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang digoreng. Sebab, makanan tersebut bisa menyebabkan tenggorokan menjadi semakin kering, tidak nyaman dan sakit.

Tak hanya itu, makanan yang digoreng dapat merangsang frekuensi batuk, pembentukan lendir dan menganggu rambut pembersih di tenggorokan, karena mengandung banyak minyak. Alhasil, dengan makan gorengan, batuk yang Anda alami akan menjadi semakin parah.

Selain mengonsumsi obat dan menghindari makanan maupun minuman di atas, Anda sebaiknya juga mencari tahu penyebab utama batuk yang sedang terjadi. Selanjutnya hindari faktor-faktor pencetus tersebut. Jika batuk sering kambuh atau tak kunjung sembuh hingga berminggu-minggu, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter.