Mengenal Manfaat dan Kandungan Mengkonsumsi Seledri Untuk Tubuh

Mengenal Manfaat dan Kandungan Mengkonsumsi Seledri Untuk Tubuh – Seledri adalah salah satu sayuran paling kaya nutrisi.Tidak hanya sumber magnesium dan kalium, seledri juga memiliki banyak vitamin A, B, C, dan K yang dibutuhkan tubuh.

Selain itu seledri juga sangat kaya fitonutrien yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan, penguat sistem kekebalan tubuh. Makan seledri setiap hari bisa memelihara kesehatan secara menyeluruh. Ini sejumlah manfaat makan seledri bagi kesehatan, seperti dikutip dari Powerfulmind.

Mengenal Manfaat dan Kandungan Mengkonsumsi Seledri Untuk Tubuh

Mengenal Manfaat dan Kandungan Mengkonsumsi Seledri Untuk Tubuh
Mengenal Manfaat dan Kandungan Mengkonsumsi Seledri Untuk Tubuh

Anda mungkin sering menjumpai daun seledri sebagai pelengkap masakan. Meski kurang dianggap penting, namun manfaat daun seledri untuk kesehatan ternyata cukup banyak.

Banyaknya kandungan nutrisi dalam seledri membuat makanan ini layak untuk lebih sering dikonsumsi. Selain itu, seledri juga rendah akan kalori sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Apa saja manfaat daun seledri yang menyehatkan itu?

Kandungan nutrisi seledri

Seledri merupakan sayuran dari keluarga Apiaceae, seperti parsley, parsnip, dan celeriac. Sayuran ini sangat rendah akan kalori dan karbohidrat. Satu seledri berukuran sedang bahkan hanya mengandung 6 kalori dan 1,2 gram karbohidrat.

Selain rendah kalori, daun seledri memiliki kandungan asam fenolik, flavonol, dihydrostilbenoids, flavon, furanocoumarin, dan pitosterol sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan.

Selain itu, seledri kaya akan vitamin K, A, C, potasium, dan folat. Sayuran ini bahkan memiliki sumber serat makanan yang baik dan bebas lemak. Satu cangkir atau sekitar 100 gram seledri cincang mengandung 1,6 gram serat. Itulah alasan manfaat daun seledri dicari oleh banyak orang.

1. Mencegah Peradangan Kronis

Sudah sejak lama peradangan kronis dikaitkan sebagai penyebab banyak penyakit, termasuk jantung, kanker, osteoporosis dan radang sendi. Seledri mengandung antioksidan dan polisakarida yang dikenal sebagai anti-inflamasi, terutama antioksidan flavonoid dan polifenol.

Para peneliti telah mengidentifikasi lebih dari selusin jenis antioksidan yang bekerja dalam seledri, termasuk asam fenolik seperti asam caffeic dan asam ferulic. Ditambah flavaol seperti quercetin. Ini membuat seledri berguna untuk mengobati berbagai kondisi akibat peradangan.

2. Manfaat Makan Seledri untuk Menurunkan Berat Badan

Seledri sangat rendah kalori. Kemampuannya menyediakan nutrisi penting dan membantu mengatur metabolisme lemak (lemak) bisa menjadi makanan pilihan saat Anda sedang ingin menurunkan berat badan. Salah satu manfaat utama seledri adalah kandungan nutrisi yang sangat padat. Artinya seledri memiliki antioksidan, elektrolit, vitamin dan mineral, seperti vitamin C, vitamin B, dan kalium, dengan kalori yang sangat sedikit.

3. Manfaat Seledri untuk Mengatasi Masalah Perut dan Sembelit

Mengandung polisakarida berbasis Pektin, seledri termasuk senyawa yang dikenal sebagai apiuman, yang telah terbukti bisa mengatasi maag. Kandungan ini membantu meningkatkan perlindungan pada lapisan lambung, serta memodulasi sekresi lambung. Kadar air seledri tinggi sekitar 95%, ditambah dengan serat larut dan tidak larut. Semua kandungan itu baik untuk saluran pencernaan. Satu cangkir batang seledri bisa memenuhi kebutuhan 5 gram serat makanan.

4. Manfaat Seledri untuk Menurunkan Kolesterol dan Mengatur Tekanan Darah

Seledri berfungsi sebagai penurun kolesterol yang membuatnya berguna untuk meningkatkan atau menjaga kesehatan jantung. Seledri mengandung senyawa unik yang disebut 3-n-butylphthalide (BuPh) yang dapat menurunkan lipid, tetapi para peneliti percaya seledri memiliki banyak senyawa bermanfaat lainnya.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Departemen Farmakologi di Universitas Singapura, ketika tikus diberi makan makanan tinggi lemak selama delapan minggu, tikus yang diberi ekstrak seledri menunjukkan tingkat lipid yang secara signifikan lebih rendah dalam darah mereka dibandingkan dengan kelompok tikus yang tidak menerima ekstrak seledri. Kelompok tikus yang diberi diet seledri juga berkurang tingkat kolesterol konsentrasi trigliserida.

Baca Juga Halaman Lainnya:

5 Tips Diet Sehat Bagi Tubuh Zaman Sekarang

Bahan Olahan Paling Bagus Untuk Menu Diet Anda!

Tips dan Melirik Keguanaan Serum Untuk Wajah Menjadi Terawat

Program Diet Paling Ampuh Membakar Lemak 8KG Seminggu

5. Seledri Memiliki Efek Alkalisasi

Dengan kandungan yang kaya akan mineral seperti magnesium, zat besi, dan sodium, seledri memiliki efek menetralkan makanan dengan acid tinggi dalam tubuh. Dengan semua acid yang dikonsumsi tubuh setiap hari, seledri dapat digunakan setidaknya untuk menyeimbangkan asam tubuh dan membantu menjaga kita tetap basa, atau dalam keadaan alkali.

6. Makan Seledri Baik untuk Mata

Seledri mengandung banyak vitamin A, sehingga meningkatkan penglihatan, mengobati mata kering, dan melindungi kornea.

7. Makan Seledri dapat Membersihkan Gigi

Seledri juga dapat membersihkan gigi Anda. Seperti dental floss atau benang gigi, seledri membelah untaian serat saat mengunyah. Selain dimakan mentah, seledri juga bisa dijadikan sup, tumisan dan dijadikan salad atau dikonsumsi bersama saus favorit.

8. Seledri Membantu Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Karena bisa membantu mengurangi asam urat dan merangsang produksi urine, seledri bermanfaat melawan infeksi bakteri dalam saluran pencernaan dan organ reproduksi. Seledri dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih serta gangguan kandung kemih hingga masalah ginjal.

9. Melindungi sel tubuh dari kerusakan

Salah satu manfaat daun seledri untuk kesehatan adalah melindungi sel tubuh dari kerusakan. Hal tersebut dapat diperoleh melalui berbagai kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya.

Seledri, termasuk daunnya, merupakan sumber antioksidan penting yang dapat melindungi sel, pembuluh darah, dan organ dari radikal bebas dan kerusakan oksidatif. Seledri mengandung vitamin C, beta karoten, flavonoid, dan 12 jenis nutrisi antioksidan tambahan yang baik untuk tubuh.