Mengenal Manfaat Yang Terkandung Dalam Brokoli

Mengenal Manfaat Yang Terkandung Dalam Brokoli Untuk Kesehatan – Jika sedang bersemangat untuk memulai hidup sehat, maka kita bisa memasukkan sayur brokoli ke dalam menu diet. Sebab, ada beragam manfaat brokoli yang mungkin sebelumnya tak pernah Anda sangka.

Mengenal Manfaat Yang Terkandung Dalam Brokoli Untuk Kesehatan

Mengenal Manfaat Yang Terkandung Dalam Brokoli Untuk Kesehatan
Mengenal Manfaat Yang Terkandung Dalam Brokoli Untuk Kesehatan

Brokoli adalah makanan sehat yang tergolong ke dalam kelompok sayuran cruciferous, bersama dengan sayur kale, kembang kol, kubis, dan lobak. Sayuran hijau ini masuk ke dalam 20 makanan terbaik versi Aggregate Nutrient Density Index, karena nutrisinya yang menakjubkan. Apa saja manfaat sayur brokoli?

Nutrisi apa saja yang terkandung di dalam brokoli?

Brokoli kaya akan berbagai nutrisi terutama vitamin dan mineral. Setiap 156 gram brokoli atau setiap satu gelas sajian brokoli dapat memenuhi berbagai kebutuhan jenis nutrisi, di antaranya:

  • Vitamin – Memenuhi kecukupan vitamin C dan K secara keseluruhan (100%), kebutuhan folat sekitar 42%, vitamin B5, A, B2, B6, E dan kolin sekitar 13-19%, serta vitamin B1 dan B3 sekitar 5-8% dari kebutuhan harian.
  • Mineral – kebutuhan chromium sekitar 53%, fosfor dan mangan sekitar 15%, potassium dan tembaga sekitar 11 -13%, serta magnesium, zinc, zat besi, kalsium dan selenium sekitar 5-8% kebutuhan harian.
  • Makro-nutrien – memenuhi kebutuhan serat sekitar 21%, protein sebanyak 7% dan omega-3 sebanyak 8% dari kebutuhan harian.

Brokoli mentah atau matang memiliki nutrisi yang berbeda. Cara memasak brokoli seperti merebus, mengukus, menumis dapat mengubah komposisi nutrisi sayuran. Proses pemasakan yang terlalu lama dapat mengurangi vitamin C dan protein larut.

Kendati berbeda-beda kandungan vitaminnya, brokoli mentah maupun matang sama-sama memberikan asupan nutrisi penting, terutama vitamin C. Saat dimasak, brokoli masih menyediakan 84 persen kebutuhan vitamin C harian tubuh. Jumlah ini 1,5 kali lipat lebih besar ketimbang buah jeruk.

1. Sumber makanan anti-kanker

Konsumsi 1-2 gelas brokoli per hari dapat memperbaiki berbagai kerusakan tubuh yang disebabkan oleh kanker.

Berbagai kandungan brokoli yang dapat berperan sebagai zat anti kanker adalah berbagai fito-nutrien, vitamin C, A, dan E serta mineral seperti potassium dan selenium.

Kandungan nutrisi ini dapat berperan sebagai antioksidan dan membantu metabolisme oksigen dan mencegah inflamasi pada tingkat sel yang merupakan fase awal dari perkembangan kanker.

2. Detoksifikasi tubuh

Kandungan vitamin C yang tinggi dan sulfur dalam brokoli membantu mengurangi racun dalam darah yang menyebabkan gatal-gatal, ruam, gout, artritis, dan rematik.

3. Meningkatkan kesehatan kulit

Kandungan vitamin C, vitamin B kompleks dan vitamin E membantu dalam mengganti jaringan kulit yang rusak, sedangkan vitamin A dan K serta folat berfungsi sebagai pencerah kulit. Brokoli juga memiliki berbagai fito-nutrien yang mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.

4. Menjaga kesehatan pencernaan

Kandungan serat dalam brokoli membantu mencegah dan mengobati sembelit, selain itu magnesium dan berbagai kandungan vitamin dalam brokoli mengurangi keasaman lambung sehingga dapat meningkatkan fungsi penyerapan nutrisi dan mencegah inflamasi pada saluran pencernaan.

5. Memelihara kesehatan mata

Kandungan beta-karoten, vitamin A, B, C dan E serta fosfor mencegah kerusakan sel mata dan terjadinya katarak serta membantu dalam memperbaiki kerusakan mata akibat radiasi.

6. Menguatkan daya tahan tubuh

Kandungan vitamin C dan berbagai mineral dan fito-nutrien dari brokoli membantu membangun imunitas tubuh dan mencegah berbagai infeksi.

7. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan kalsium beserta mineral dalam brokoli lebih mudah diserap oleh tubuh dan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tulang anak-anak serta individu yang rentan terkena osteoporosis.

8. Menjaga kesehatan kandungan

Brokoli mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, terutama asam folat yang mencegah kecacatan pada bayi baru lahir.

9. Menjaga kesehatan pembuluh darah

Kandungan mineral dari brokoli membantu memperlancar aliran darah sehingga dapat mencegah tekanan darah tinggi, selain itu berbagai kandungan nutrisi dalam brokoli juga membantu kerja insulin untuk menyeimbangkan kadar gula darah.
Berbagai kandungan vitamin B juga membantu menurunkan risiko aterosklerosis dengan mencegah produksi homosistein berlebih dalam pembuluh darah.

10. Mencegah anemia

Konsumsi brokoli secara rutin membantu memenuhi kecukupan zat besi dan omega-3 dalam mencegah anemia.

Baca Juga Halaman Lainnya:

5 Tips Diet Sehat Bagi Tubuh Zaman Sekarang

Bahan Olahan Paling Bagus Untuk Menu Diet Anda!

Tips dan Melirik Keguanaan Serum Untuk Wajah Menjadi Terawat

Program Diet Paling Ampuh Membakar Lemak 8KG Seminggu

11. Menjaga Kesehatan Kehamilan

Memiliki kehamilan yang sehat dan persalinan yang aman dari bayi yang sehat adalah salah satu kegembiraan dari setiap orang tua di dunia ini.

Orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anaknya dan otak bayi yang berkembang baik dengan kecerdasan adalah salah satu aspek yang bisa dibanggakan. Banyaknya nutrisi dalam brokoli menambah proses kehamilan yang memastikan kesehatan bagi anak dan ibu.

Vitamin C dan vitamin K memperkuat tulang ibu dan folat bertanggung jawab atas perkembangan otak anak.

12. Mencegah Penuaan Dini

Karena brokoli diperkaya dengan vitamin C yang memiliki banyak sifat antioksidan, brokoli sangat bagus untuk anti-penuaan. Ini karena antioksidan membantu melawan radikal bebas yang bertanggung jawab atas penuaan.

Radikal bebas ini sering merusak kulit. Makan brokoli secara teratur membantu mengurangi garis-garis halus, kerutan, masalah kulit seperti jerawat dan bahkan pigmentasi.

13. Menurunkan Kolesterol

Seperti banyak makanan, brokoli dikemas dengan serat larut yang mengeluarkan kolesterol dari tubuh kita. Ini dikarenakan serat dalam brokoli membantu mengikat dengan asam empedu di saluran pencernaan.

Ini membuat pengeluaran kolesterol keluar dari tubuh kita menjadi mudah. Menurut sebuah penelitian oleh Institute of Food Research, varietas brokoli tertentu dapat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL darah hingga 6 persen!

14. Mencegah Sembelit

Buang air besar adalah salah satu hal penting dilakukan untuk menjaga kesehatan pencernaan. Maka dari itu, konsumsilah sayuran berserat tinggi yang mampu mencegah sembelit, salah satunya adalah brokoli.

15. Baik untuk Program Diet

Brokoli adalah karbohidrat yang baik dan kaya serat, yang membantu pencernaan, mencegah sembelit, mempertahankan gula darah rendah, dan mengurangi nafsu makan berlebihan.

Brokoli juga bagus untuk menurunkan berat badan karena kaya akan serat. Selain itu, brokoli juga mengandung protein, sehingga cocok untuk vegetarian yang tidak dapat memenuhi kebutuhan proteinnya.

16. Mendukung Fungsi Otak

Brokoli mengandung berbagai nutrisi, salah satunya adalah kaempferol yang membantu memperlambat degradasi mental dan mendukung otak yang sehat.

Nutrisi ini telah terbukti mengurangi peradangan pada otak dan mencegah kerusakan permanen otak jika terjadi stroke.

Selain sulforaphane, komponen yang ditemukan dalam brokoli telah terbukti mendukung fungsi otak yang sehat.

17. Menjaga Kesehatan Jantung

Brokoli sangat bagus untuk kesehatan jantung karena mengandung serat, asam lemak dan vitamin yang membantu mengatur tekanan darah dalam tubuh.

Ini juga membantu mengurangi kolesterol jahat, sehingga mengarah ke jantung yang sehat. Brokoli membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan juga.

Sifat anti-inflamasi dari sulforaphane, salah satunya isothiocyanate (ITC) dalam brokoli, dapat mencegah (atau bahkan membalikkan) beberapa kerusakan pada lapisan pembuluh darah yang dapat disebabkan oleh peradangan karena gula darah kronis masalah.

Efek Samping Kebanyakan MakanBrokoli

Pada umumnya, brokoli memiliki kandungan yang aman dikonsumsi bagi sebagian besar namun dapat menyebabkan gangguan pada seseorang kondisi tertentu.

Konsumsi brokoli berlebih dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti alergi yang terjadi pada individu dengan kelenjar tiroid yang sensitif.

Beberapa pengobatan untuk mengencerkan darah pada penderita stroke juga dapat bereaksi dengan konsumsi brokoli sehingga pengobatan dapat menjadi kurang efektif.

Cara menjaga kandungan nutrisi brokoli

Cara penyajian akan mempengaruhi asupan nutrisi dari brokoli, terutama jika seseorang ingin mendapatkan efek untuk mengobati kanker, kandungan brokoli harus dijaga sebaik mungkin.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga kandungan nutrisi brokoli:

  • Bersihkan dan celupkan bagian atas brokoli dalam air garam selama 30 menit dan cuci kembali menggunakan air dingin untuk memastikan brokoli terbebas dari pestisida.
  • Memakan brokoli dengan nutrisi paling baik dalam keadaan mentah atau disajikan dalam bentuk hidangan salad.
  • Hindari memasak brokoli terlalu dalam waktu yang terlalu lama. Batas waktu untuk merebus yang dibutuhkan sekitar 20 menit, menggunakan oven microwave sekitar 3 menit, sedangkan memasak brokoli dengan cara menumis paling lama sekitar 5 menit.
  • Memasak brokoli dengan cara direbus dan menggunakan oven dengan suhu tinggi akan menimbulkan kerusakan kandungan nutrisi brokoli.
    Konsumsilah brokoli selagi segar, penyimpanan di kulkas akan menjaga kesegaran brokoli.