Tahukah Anda Effect Baik Dan Buruknya Konsumsi Sushi Bagi Tubuh?

Tahukah Anda Effect Baik Dan Buruknya Konsumsi Sushi Bagi Tubuh? – Saat ini, Sushi banyak digandrungi oleh masyarakat. Ternyata, makanan khas Jepang ini banyak memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Apa saja?

Tahukah Anda Effect Baik Dan Buruknya Konsumsi Sushi Bagi Tubuh?

Tahukah Anda Effect Baik Dan Buruknya Konsumsi Sushi Bagi Tubuh?
Tahukah Anda Effect Baik Dan Buruknya Konsumsi Sushi Bagi Tubuh?
1. Kaya Kandungan Omega-3

Bahan utama pembuatan sushi adalah daging ikan dan jenis ikan yang dipakai yakni ikan tuna atau ikan salmon yang kaya akan kandungan omega-3. Ikan yang masih mentah dan segar, masih memiliki kandungan omega-3 yang sangat tinggi. Sehingga dapat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat, menyehatkan otak, dan mencegah hipertensi.

2. Mencegah Hipertensi

Penggunaan cuka beras pada nasi dalam pembuatan sushi, bertujuan untuk memberi sedikit rasa asam pada nasi. Sehingga rasa dari daging ikannya dapat lebih terasa nikmat dan lezat. Manfaat dari cuka beras adalah sebagai antibakteri tinggi yang memiliki manfaat untuk mencegah terjadinya hipertensi atau darah tinggi.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan

Tidak hanya sushi, makanan pendamping yang disebut gari, memiliki manfaat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga terhindar dari berbagai serangan penyakit sistem imun, seperti flu dan batuk. Sebab, gari terbuat dari ginseng.

Menurut Neng, kecap asin atau soyu memiliki manfaat untuk melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan lambung dari bakteri jahat. Sebab, soyu memiliki kandungan zat besi dan protein yang cukup tinggi.

5. Meningkatkan Metabolisme

Sushi dapat meningkatkan metabolisme tubuh karena adanya nori sebagai pembungkusnya. Nori merupakan sejenis rumput laut yang berbentuk seperti kertas tipis. Selain itu, nori juga memiliki kandungan mineral, vitamin dan iodine yang bagi kesehatan tubuh.

6. Mengandung Zat Antibakteri

Wasabi merupakan bahan pembuatan sushi yang memiliki rasa pedas dan menambah cita rasa. Selain itu, wasabi juga bermanfaat membunuh kuman bakteri dalam tubuh dan tinggi kandungan vitamin C.

7. Mencegah Kanker

Minuman pelengkap sushi yang patut untuk tidak dipisahkan adalah ocha. Ocha merupakan minuman teh hijau khas Jepang yang tinggi kandungan antioksidan. Manfaat antioksidan itu sendiri adalah menangkal radikal bebas akibat polusi yang dapat memicu tumbuhnya sel kanker atau tumor dalam tubuh. Selain itu, ocha juga melancarkan pencernaan dan membunuh bakteri yang mengakibatkan keracunan makanan.

Beberapa efek makan makanan mentah yang mungkin terjadi
1. Banyak bakteri dan parasit

Salah satu efek makan makanan mentah seperti sushi dan sashimi yaitu bisa mengundang bakteri dan parasit masuk ke dalam tubuh. Bakteri dan parasit dapat berkembang pada daging ikan mentah yang tidak segar dapat menyebabkan keracunan.

Selain itu, jika ikan yang digunakan adalah ikan air tawar, mungkin akan mengandung toksin alami yang disebut ciguatera. Ciguatera bisa menyebabkan seseorang menderita masalah pencernaan dan saraf.

2. Meningkatkan risiko penyakit jantung

American Society for Nutritional Sciences pada bulan Oktober 2005 mencatat sebuah penelitian di Jerman, yang mengumpulkan data tentang orang yang suka makan makanan mentah, terutama buah dan sayuran. Para periset tersebut memeriksa pengaruhnya terhadap kesehatan tubuh, terutama jantung.

Mereka menemukan bahwa efek makan makanan mentah berpengaruh pada kadar kolesterol dan trigliserida seseorang. Selajutnya, makanan mentah yang dimakan secara terus menerus bisa berimbas pada naiknya kadar homosistein, yaitu sejenis asam amino yang dipercaya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Mengganggu kerja hormon tiroid

Banyak sayuran mentah seperti kangkung, brokoli, kembang kol,sawi dan kubis mengandung apa zat goitrogen. Goitrogen adalah senyawa alami yang terjadi pada beberapa makanan yang dapat menghambat fungsi tiroid dan pada akhirnya dapat menyebabkan kondisi hipotiroidisme.

Bagi orang yang suka makan sayuran atau makan mentah lainnya, zat goitrogen ini dapat memperburuk kemampuan tiroid Anda untuk menghasilkan hormon penting lainnya dalam tubuh. Disarankan untuk memasak beberapa sayuran tertentu guna mematikan zat goitrogen, agar kesehatan hormon tiroid tubuh tetap terjaga

4. Akan timbul masalah pencernaan

Daging dan sayuran mentah ketika dikonsumsi akan cenderung sulit dicerna oleh tubuh. Hal ini disebabkan oleh daging dan sayuran memiliki selulosa dan struktur berserat lainnya, sehingga perut akan sulit mencerna.

Masalahnya, pencernaan manusia tidak sama dengan pencernaan hewan yang bisa langsung mencerna segala makanan yang masuk. Terutama serat nabati dari sayuran, bisa melemahkan sistem pecernaan. Gejalanya antara lain adalah kembung, sembelit, atau bahkan berat badan jadi bertambah.

5. Kehilangan nutrisi penting

Ketika makan makanan mentah, tubuh bisa kehilangan beberapa nutrisi penting dari makanan tersebut. Banyak nutrisi dalam sayuran dan daging disimpan dalam serat-seratnya. Sayangnya tubuh manusia belum sepenuhnya mampu memecah serat untuk mengambil nutrisi dari makanan mentah. Disarankan, untuk memasak sumber makanan terlebih dahulu guna memecah nutrisi dan mineral dari sumber makanan.

Baca Juga Halaman Lainnya:

5 Tips Diet Sehat Bagi Tubuh Zaman Sekarang

Bahan Olahan Paling Bagus Untuk Menu Diet Anda!

Tips dan Melirik Keguanaan Serum Untuk Wajah Menjadi Terawat

Program Diet Paling Ampuh Membakar Lemak 8KG Seminggu

Supaya lebih sehat makan Sushi, Jangan Lupakan hal ini:
1. Pilih menu yang tepat

Bahan-bahan yang terdapat di dalam sushi menjadi faktor penentu apakah itu cukup sehat atau tidak. Ikan biasanya rendah kalori, tinggi protein, dan mengandung nutrisi seperti omega-3. Ditambah dengan sayuran segar seperti timun dan avokad yang kaya akan lemak sehat, membuat sushi semakin sehat. Sebaiknya hindari sushi dengan saus mayones. Juga menu sayuran goreng yang namanya ditambahkan “crunchy” atau “tempura”.

2. Kurangi saus dan mayones

Saus dan bumbu tambahan bisa meningkatkan kadar sodium dan lemak di sushi Anda. Mayones pedas, contohnya. Ia mengandung lemak dan kalori yang sangat terkonsentrasi. Namun, bumbu sushi lainnya dikemas dengan penuh rasa dan nutrisi. Jahe yang diolah dalam bentuk acar sebagai pelengkap sushi, memiliki kandungan anti-inflamasi. Dan lobak merupakan sumber vitamin C yang luar biasa.

3. Ikan mentah yang berkualitas

Penikmat sushi harus berhati-hati saat makan ikan mentah. Antara lain, terkena penyakit yang disebakan oleh bakteri dan parasit. Oleh sebab itu, harus memastikan ikan tersebut benar-benar segar atau dibekukan dengan baik.

4. Ubah jadi lebih sehat

Memesan sushi dengan timun dan avokad atau sashimi, yang disajikan tanpa nasi, merupakan cara makan sushi yang lebih sehat. Jika memang ingin mengonsumsi sushi yang berisi nasi putih, cobalah untuk mengurangi porsinya. Bisa menambah makanan yang memiliki protein dan serat seperti edamame, sup miso, atau salad yang lebih sehat dan membuat kenyang lebih lama.